Senin, 24 Januari 2011

Atas Kerudung Bawah Warung ???

ada apa dengan model pakaian ini????
 


Itu tuh, maksudnya hanya pengen gambarin ulah cewek yang kep alanya make jilbab tapi pakaian lainnya model seksi dan ngetat yang cenderung pamer aurat. Pasti bisa dong bayangin warung? Warung itu kan tempat untuk menjual aneka ragam keperluan orang, khususnya makanan dan minuman. Siapapun boleh nongkrong atapun sekedar mampir dan menikmati hidangan yang dijual ataupun disuguhkan disana. Kita boleh beli makanan dan minuman sesuai dengan keinginan kita, jadi bebaskan?
Nah, kalau kamu sudah paham maksud warung di sini, apakah kamu rela dan mau kalau aurat yang sering kamu pamerkan itu dikatakan warung? Terus, kalau kepala pakai kerudung tapi tubuh kamu hanya kamu balut dengan busana yang mini dan ngetat, sehingga semua orang bisa melihat dan “menikmati“, apakah itu bukan sama dengan warung? Na’udzubillahi min dzalik.
So girls, buat kamu yang modis dan gaul, sebaiknya lebih jeli dan selektif lagi dalam menentukan pilihan pakaian. Sebab pakaian yang kamu kenakan itu dapat mencerminkan kepribadian kamu juga. Jika kamu suka memakai pakaian yang serba “terbuka“, maka kepribadian kamu juga dapat dinilai dari cara kamu mengenakan pakaian itu. Biasanya orang yang memakai jilbab dengan “benar“, selain kelihatan cantik dan anggun, juga akan memiliki kepribadian yang tidak jauh dari pakaian yang dia kenakan. Begitu pula dengan orang yang suka memakai pakaian seronok, itu juga mencerminkan kepribadian dia sendiri. Walaupun tidak semuanya benar, tetapi kesimpulan sementara ini paling tidak banyak mendekati kebenaran.
Beberapa syarat-syarat berbusana muslimah yang bisa dicatat antara lain:
 Wajib menutup seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan
Oleh karena itu, seyogianya perlu dikaji ulang tentang para wanita yang mulai mengikuti gaya “jilbab gaul” yang akhirnya justru terlihat kurang sempurna karna tidak memenuhi syarat berhijab.
 Hendaknya pakaian tersebut memenuhi kaidah syar’i.
Yaitu pakaian yang tidak terbuat dari bahan yang tipis maupun ketat, sampai menampakkan warna kulit dan menampakkan bentuk-bentuk tubuh yang mestinya kita tutupi.
 Tidak menyerupai pakaian laki-laki. Begitu pula sebaliknya
Seperti dijelaskan dalam HR Bukhari “Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki”
 Tidak berlebihan sehingga menarik perhatian
Seperti dalam firman Allah Swt, Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al-Ahzab [33]: 59)
Oke girls! Kalau kamu memang sudah punya niat untuk memakai jilbab seperti dalam firman Allah Swt diatas, mestinya kamu mulai hati-hati dalam memilih pakaian lainnya. Kalau sudah berkerudung, secara tidak langsung kamu sudah menunjukkan jati diri kamu sebagai orang Islam dan orang yang bermoral.
Ini adalah salah satu kata mutiara yang membuatku tetap istiqomah di jalan Allah dan di jalan dakwah Jika wanita cantik itu permata, maka wanita yang beriman adalah investasi akhirat (Aidh al-Qarni)

sumber: pukari.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar